Home » , » PENDAPAT 4 MADZHAB MENGENAI QUNUT SHUBUH

PENDAPAT 4 MADZHAB MENGENAI QUNUT SHUBUH

Written By Ndek Yar Al-Satirisy on Minggu, 22 September 2013 | 19.44

Para Fuqaha’ berbeda pendapat mengenai qunut di waktu subuh yaitu:

1. Hanafiyyah (pengikut imam Abu Hanifah), Hanabilah (pengikut imam Ahmad bin Hambal), Dan imam assaury, mereka mengatakan bahwa qunut tidak disyare’atkan[1]. Imam Abu Hanifah mengatakan qunut diwaktu subuh adalah Bid’ah[2]. Para Ulama dari Hanabilah mengatakan dimakruhkan qunut diwaktu Shubuh[3].

2. Malikiyyah (pengikut imam Malik) atas qaul Masyhur  bahwasanya qunut diwaktu subuh Mustahab (Sunnah)[4]

3. Syafi’iyyah (pengikut imam Syafi’i) bahwasanya qunut diwaktu subuh adalah Sunnah. Imam Nawawi berkata: Qunut disisi kami adalah Sunnah Muakkad[5]. Waktunya yaitu pada ketika rakaat kedua setelah I’tidal.


 _______________________________________
[1]. Al-Mughni ( Ibnu Qudamah) 2/585,Kisyaful Qina 1/493, Raudatul Thalibin 1/254, al-Majmu’ linnawawi 3/494, Badai’unnashoi’1/273, Syarh Ma’anil Atsar 1/241 dan Majma’ Anhar 1/129.
[2]. Majma’ Anhar 1/129
[3]. Syarah Muntahal Irodat 1/228, KisyafulQina’ 1/493
[4]. Mawahibul Jalil 1/539, Manhul Jalil1/157, Hasyiah ‘Adawy  ‘ala Kifayatilthalibi al-Rubbany 1/239, al-Qowaninul Fiqhiyyah 66.
[5]. Al-Adzkar linnawawy 86
Share this article :

0 comments:

Posting Komentar



 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. NDEK YAR AL-SATIRISY - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger